Jumat, 08 Mei 2020

apa itu okupasi terapi ?

okupasi terapi adalah proses terapi yang dilakukan oleh terapis untuk membantu pasien yang mengalami gangguan baik secara fisik,mental maupun sosial sehingga mengalami keterbatasan dalam melakukan kegiatan seharihari.Dengan terapi okupasi diharapkan agar pasien dapat melakukan kegiatan sehari secara mandiri tanpa bantuan orang lain.
okupasi terapi itu sendiri masuk ke Indonesia pada tahun 1970 dipelopori oleh dua orang okupasi terapis.Bapak Harry Siahaan yang lulus dari Selandia Baru dan Bapak Joko Susetyo yang lulus dari Australia. Bapak Harry memulai pelayanan okupasi terapi di kesehatan jiwa dan beliau merupakan pelopor pelayanan okupasi terapi di kesehatan jiwa. Sedangkan Bapak Joko mendirikan pelayanan okupasi terapi di Rumah Sakit Ortopedi di Solo dan beliau merupakan pelopor pelayanan okupasi terapi di gangguan fisik. Setelah itu, mereka berdua mengelola pelatihan okupasi terapi asisten di rumah sakit besar di Indonesia.Pada tahun 1989, empat orang dosen dari Akademi Okupasi Terapi Surakarta dikirim ke Universitas Alberta, Kanada untuk meraih Sarjana Okupasi Terapi dengan dibiayai The Canadian International Developmental Agency. Mereka adalah Tri Budi Santoso, Bambang Kuncoro, Dedy Suhandi, dan Khomarun. Mereka berempat menjadi staf inti Akademi Okupasi Terapi Surakarta. Proyek lainnya termasuk persiapan jurusan okupasi terapi pertama di Indonesia, kunjungan ke rumah sakit dan pembuat kebijakan yang berkaitan dengan okupasi terapi, pelatihan kurikulum okupasi terapi, penyediaan buku okupasi terapi dan peralatan laboratorium okupasi terapi. 
Akademi Okupasi Terapi Surakarta, Indonesia didirikan pada tahun 1994. Pada tahun 1997, mahasiswa okupasi terapi angkatan pertama lulus dan sebagian besar dari mereka langsung bekerja. Pada tahun 2000, jurusan okupasi terapi disetujui oleh WFOT. Departemen Okupasi Terapi Fakultas Rehabilitasi Medik Universitas Alberta sampai sekarang membantu jurusan okupasi terapi di Sukarta.
Saat ini akademi okupasi terapi di Surakarta bergabung dengan Polteknik Kesehatan Surakarta (Poltekkes Surakarta) di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan dan Jurusan Okupasi Terapi di Poltekkes Surakarta menyelenggarakan Program Diploma 4 Okupasi Terapi. Semenjak pendirian akademi okupasi terapi di Surakarta banyak mahasiswa okupasi terapi Kanada melakukan praktik klinik di Indonesia, yang memperkaya pengalaman budaya mereka dari budaya Indonesia. Sebelumnya, beberapa mahasiswa okupasi terapi dari Belanda juga melakukan praktik klinik di Indonesia.Okupasi terapi merupakan perpaduan antara ilmu kedokteran,psikologi dan arsitektur..Diindonesia sendiri jurusan okupasi terapi hanya tersedia didua perguruan tinggi yaitu Univ.Indonesia dan Poltekkes Surakarta.Poltekkes surakarta adalah perguruan tinggi yang berada dibawah kementrian kesehatan Indonesia.
Prospek kerja okupasi terapi sangat luas misalkan dirumah sakit,klinik,pusat rehabilitasi,sekolah khusus,industri dan perusahaan swasta,serta seorang pendidik bahkan konsultan.Bukan hanya didaerah perkotaan didaerah daerah juga sangat membutuhkan tenaga terapis okupasi dikarena lulusan okupasi terapi di Indonesia masih sangat sedikit.Pendapatan yang diterima seorang terapis okupasi pada level awal adalah Rp.4.500.000,00 - Rp.5.500.000,00 tergantung kebijakan perusahaan dan trend industri yang berlaku.


Sumber 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar